Minggu, 07 Agustus 2016

5 PESAN YANG GAMPANG-GAMPANG SUSAH

5 PESAN YANG GAMPANG-GAMPANG SUSAH .

Abu Hurairah r.a. 
meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, 

“Siapakah yang ingin mengambil pesan-pesanku untuk diamalkan 
atau 
siapakah yang telah mengetahui dan mengamalkan pesan-pesanku?” 
Saya menjawab, “Saya, wahai Rasulullah.”

Lalu beliau menggenggam tanganku dan menghitung sampai lima kali. 
Beliau bersabda:

1. "Jauhilah barang-barang haram, 
maka kamu akan menjadi orang yang rajin beribadah; 

2. Terimalah semua pemberian Allah, 
maka kamu akan menjadi orang yang kaya; 

3. Berbuat baiklah kepada tetanggamu, 
maka kamu akan menjadi orang yang terpercaya; 

4. Lakukan perbuatan yang disenangi oleh manusia 
sebagaimana yang kamu senangi, 
maka kamu akan menjadi orang yang selamat; 

5. Dan, janganlah kamu memperbanyak tertawa, 
karena tertawa itu dapat mematikan hati.” 
(HR. At-Tirmidzi)

Mawlana Syekh Nazim Al Haqqani qs

Cobalah luangkan lebih banyak waktu setiap hari 
untuk doa(shalat) dan dzikir. 
malaikat memuliakan Tuhan mereka tanpa lelah : 
itu adalah makanan mereka. 
jadi kekuatan satu malaikat adalah 
lebih dari kekuatan semua umat manusia. 
ini adalah kekuatan khusus. 
Orang orang spiritual(sufi) Nabi dan orang-orang Suci (awliya) 
memilikinya.

Memuliakan Tuhan 
memberikan energi dan perdamaian, 
kekuatan lebih dan dukungan, 
dan banyak lagi cinta Allah. 
kehidupan nyata berasal dari cinta Ilahi. 
ketika tidak ada cinta, tidak ada hidup. 

Seorang  awliya (orang-orang suci) mengatakan bahwa 
siapa pun yang tidak memiliki cinta itu, 
adalah seperti mayat berjalan di bumi. 
cinta adalah hidup dan cahaya, 
dan semakin kita memiliki itu, 
semakin hidup kita akan lengkap dan penuh dengan kebahagiaan.

Mawlana Syekh Nazim Al Haqqani qs

SEKADAR MELEWATI TANGGA

SEKADAR MELEWATI TANGGA .

“Dalam diri manusia 
terdapat keraguan yang kuat 
dan keinginan sedemikian rupa, 
sekalipun seratus dunia adalah milik mereka, 
mereka masih tidak menemukan 
ketenangan dan kenyamanan. 

Mereka mencoba 
setiap perdagangan dan tipuan, 
belajar astronomi, 
kedokteran dan ilmu-ilmu lainnya, 
tetapi mereka tidak menyelesaikannya, 
karena mereka tidak menemukan keinginan mereka 
yang sesungguhnya.

Penyair memanggil Sang Kekasih, 
"kemudahan hati," 
karena di sana hati menemukan kemudahan. 

Bagaimana 
kita dapat menemukan kedamaian dan peristirahatan 
dalam segala sesuatu kecuali Sang Kekasih?

Semua kesenangan dan pengejaran seperti sebuah tangga. 
Anak-anak tangga 
bukanlah sebuah tempat untuk dihuni manusia. 
Anak-anak tangga itu hanya untuk dilewati. 
Jalan panjang ini menjadi pendek bagi mereka, 
dan mereka tidak ingin menyia-nyiakan hidup mereka 
untuk berjalan.”

---Jalaluddin Rumi, Fihi Ma Fihi

Sabtu, 06 Agustus 2016

[by.Kanjeng Gus Imm]

Terkadang 
hati tak sempat menata jiwa 
tak Sempat berkata mengalunkan kata , 
Aku bagaikan langit dan bumi tak bersuara 
seperti petir yang menggelegar 
Sungguh 
aku Tak ada sedikitpun kekuatan apa apa 
Aku hanya mejalani GORESAN TINTA TUHAN ‘
Aku ibarat wayang yang di lakonkan Dalangnya

[by.Kanjeng Gus Imm]

SURAT IMAM AL-GHAZALI UNTUK MURIDNYA

SURAT IMAM AL-GHAZALI UNTUK MURIDNYA
Imam Al-Ghazali menasihati:
"Wahai anakku!
Janganlah engkau hidup dengan kemiskinan amal dan kehilangan kemauan kerja. Yakinlah bahwa ilmu tanpa amal semata-mata tidak akan menyelamatkan orang. Jika di suatu medan pertempuran ada seorang yang gagah berani dengan persenjataan lengkap di hadapkan dengan seekor singa yang galak, dapatkah senjatanya melindungi dari bahaya, jika tidak diangkat, dipukulkan dan ditikamkan?
Tentu saja tidak akan menolong, kecuali diangkat, dipukulkan dan ditikamkan. Demikian pula jika seseorang membaca dan mempelajari seratus ribu masalah ilmiah, jika tidak diamalkan maka tidaklah akan mendatangkan faidah apa pun.
Wahai anakku! Berapa malam engkau beterjaga untuk mengulang-ulang ilmu, membaca buku, dan engkau haramkan tidur atas dirimu? Aku tak tahu, apa yang menjadi pendorongmu. Jika yang menjadi pendorongmu adalah kehendak mencari materi dan kesenangan dunia atau mengejar kedudukan atau mencari kelebihan atas kawan semata, maka malanglah engkau!
Namun jika yang mendorongmu adalah keinginan untuk menghidupkan syariat Rasulullah SAW dan menyucikan budi pekertimu, serta menundukkan nafsu yang tiada henti mengajak kepada kejahatan, maka beruntunglah engkau.Maka benar apa kata seorang penyair, “Biarpun kantuk menyiksa mata. Akan percuma saja jika tak karena Allah semata”.
Wahai anakku! Hiduplah seperti apa maumu, namun ingat! Sesungguhnya engkau akan mati. Dan cintailah siapa yang engkau sukai, namun ingat! Engkau akan berpisah dengannya. Dan, berbuatlah seperti yang engkau kehendaki, namun ingat! Engkau pasti akan menerima balasannya nanti.
--Majmu’ah Rasa’il Al-Imam Al-Ghazali

(Sulthan Mawlana Sheikh Muhammad qas)

Kami bukan berkunjung sebagai pelancung tetapi dalam rancangan mematuhii iltizam Mawlana Sheikh Nazim Adil qas untuk mengunjungi murid di Asia Tenggara dan untuk memperbaharui bay'at mereka, sesuai perintah Mawlana Sheikh Nazim qas.
Beliau bertitah anda harus menjelajah untuk memberitahukan kepada mereka jalan yang benar, khususnya di Asia Tenggara dimana terjadi begitu banyak kebingungan. Tariqah bukanlah permainan, yang membawa maksud anda se kalian tidak boleh memilih Mursyid menurut minda dan pendapat anda sekelian . Justru itu jika anda ingin memilih mursyid sesuai yang anda inginkan, malang nya anda tidak mengikuti Tariqat. Jika anda
tidak mentaati perintah Mawlana Sheikh Nazim qas maka anda terkeluar dari tariqah ini, dari jalan yang ditunjukkan Mawlana Syaikh Nazim qas
Tariqah bukanlah Demokrasi, jika demokrasi, anda boleh mengikuti siapa saja yang anda suka, tetapi didalam tariqah anda harus mengikuti perintah Mawlana Sheikh Nazim qas dan bukannya Sheikh mengikuti pendapat atau minda anda . Mawlana Sheikh Nazim qas mengatakan bahwa Tariqah adalah mengikuti perintah Sheikh dan sudah sangat jelas apa perintah Sheikh Nazim qas dan siapa yang ditunjuk sebagai penerusnya, dan semua orang mengetahui hal ini.
(Sulthan Mawlana Sheikh Muhammad qas)

NASEHAT - NASEHAT DARI IMAM AS-SYAFIE :

NASEHAT - NASEHAT DARI IMAM AS-SYAFIE :
1. Bila kamu tak tahan penatnya belajar, maka kamu akan menanggung perihnya kebodohan.
2. Berapa banyak manusia yang masih hidup dalam kelalaian, sedangkan kain kafannya sedang ditenun.
3. Orang yang berilmu dan beradab, tidak akan diam di kampung halaman. Tinggalkan negerimu, merantaulah ke negeri orang.
4. Jangan cintai orang yang tidak mencintai Allah. Kalau Allah saja ia tinggalkan, apalagi kamu.
5. Barangsiapa yang menginginkan Husnul Khatimah, Hendaklah ia selalu bersangka baik dengan manusia.
6. Doa di saat tahajud adalah umpama panah yang tepat mengenai sasaran.
7. Ilmu itu bukan yang dihafal tetapi yang memberi manfaat.
8. Seorang sufi tidak menjadi sufi jika ada pada dirinya 4 perkara:
- Malas,
- Suka makan,
- Suka tidur dan
- Berlebih-lebihan".
9. Siapa yang menasihatimu secara sembunyi-sembunyi maka ia benar-benar menasihatimu. Siapa yang menasihatimu di khalayak ramai, dia sebenarnya menghinamu.
10. Jadikan akhirat di hatimu, dunia di tanganmu, dan kematian di pelupuk matamu
Semoga Allah memberikan kita petunjuk dan hidayah-Nya, agar di setiap ilmu yang kita miliki, dapat menggerakkan kita untuk lebih dekat lagi kepada Allah. Aamiin Ya Rabbal'Aalamiin