#bismillah....
“Yaitu orang-orang yang beriman,
dan hati mereka aman tenteram dengan dzikir pada Allah.
Ingatlah dengan dzikir pada Allah itu,
maka hatipun akan merasa aman dan tenteram”.
(Ar-Ro’d : 28)
sebuah ayat yg sarat makna,
bila kita mengamalkan suatu amalan dzikir,
baik itu dzikir zahri maupun qolbi,
tetapi bila amalan tersebut tdk berbuah ketenangan dan ketentraman dalam jiwa,
malah sebaliknya berbuah kegelisahan yg nyata,
berhati hatilah...
Dzikir = ingat = hubungan = beserta kepada Allah Yang Maha Benar dan Maha segalaNya,
siapapun yg berdzikir kepadaNya (tentu dengan metodologi yg diajarkan Rasulullah SAW kepada Pewarisnya hingga akhir zaman)
pasti akan terhimbas kebenaran tersebut dari Yang Maha Benar,
sehingga pasti membuat hati/ruhani kita tentram karena sudah besertaNya.
seumpama sebuah besi yg disertakan/dihubungkan dgn sebuah magnet,
maka besi itu akan terhimbas sifat sang magnet tersebut,
akan tetapi tak pernah sekalipun besi berubah menjadi magnet,
atau mabnet berubah menjadi besi,
mereka tak pernah bersatu,
akan tetapi bisa berhubung/beserta...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar