Sabtu, 09 Januari 2016

AL-QUR'AN

AL-Quran selain untuk kita baca juga untuk kita pahami. 
Al-Quran itu merupakan sebuah petunjuk jalan kebenaran bagi umat Islam. 
Banyak kandungan di dalamnya yang menujukkan kebutuhan sehari-hari pada manusia. 
Di antaranya mengenai pengobatan.

Baru-baru ini telah muncul beberapa alternatif 
cara dalam melakukan apa yang dikenal dengan pengobatan alternatif. 
Dan salah satu dari metode ini dinamakan secara ilmiah 
terapi penyembuhan melalui suara. 

Di mana para ilmuwan telah membuktikan bahwa 
setiap sel dari sel-sel otak bergetar dengan frekuensi tertentu, 
dan bahwa ada program yang ketat dalam setiap sel yang mengontrol kerjanya 
selama hidupnya. 
Dan program ini dapat terpengaruh oleh guncangan eksternal, 
seperti benturan psikologis dan masalah sosial.

Oleh karena itu, 
sel-sel ini ketika terkena pengaruh goncangan akan merusak aktivitas 
program khusus yang mengarah pada gangguan goncangan yang beragam. 
Dan kadang juga dapat mengakibatkan kerusakan sistem kerja 
secara keseluruhan lalu muncul berbagai jenis baik penyakit mental dan dan fisik. 

Para ilmuwan memastikan bahwa yang terbaik dan dapat memprogram ulang sel-sel ini, atau dengan kata lain melakukan rebalancing dan modifikasi goncangannya 
pada batasan natural karena mereka menemukan bahwa sel yang rusak kecil
kemungkinan dipengaruhi oleh getaran yang berasal dari sel yang sehat dan bersih.

Maka dari itu, 
para ilmuwan berusaha untuk mencari getaran suara 
yang mempengaruhi saat mendengarnya sel-sel yang rusak 
dan mengembalikan keseimbangan padanya, 
proses pengujian dan experiment ilm sedang berjalan hingga saat ini. 

Tetapi para ilmuwan Barat bergantung pada terapi musik dan suara alam 
dan frekuensi yang tetap dan inilah yang mereka lakukan. 

Lalu datang peran pengobatan melalui Al-Quran dan doa-doa yang (ma’tsur) shahih, sebagaimana yang kita ketahui bahwa 
suara masuk ke dalam otak melalui telinga dan suara merupakan ungkapan dari getaran. 

Dan ketika pasien mendengarkan bacaan ayat-ayat Al-Quran, 
maka getaran yang sampai pada otaknya dan memiliki dampak positif pada sel, 
dan membuatnya bergetar dengan frekuensi getaran yang tepat sesuai dengan fitrah Allah (ciptaan Allah) karena Al-Quran memiliki ciri oleh keharmonian yang unik 
yang tidak dari jenis yang tidak tersedia dalam kitab lain. Allah berfirman:
أَفَلَا يَتَدَبَّرُونَ الْقُرْآَنَ وَلَوْ كَانَ مِنْ عِنْدِ غَيْرِ اللَّهِ لَوَجَدُوا فِيهِ اخْتِلَافًا كَثِيرًا

”Maka Apakah mereka tidak memperhatikan Al-Quran? Kalau kiranya Al-Quran itu bukan dari sisi Allah, tentulah mereka mendapat pertentangan yang banyak di dalamnya,” (An-Nisa: 82).

Oleh sebab itu Al-Quran merupakan sarana pengobatan yang terbaik dan termudah untuk mengembalikan keseimbangan sel yang rusak, karena Allah Maha Kuasa yang menciptakan sel dan Dia pula yang menitipkan di dalamnya akan program yang detail ini. Sebagaimana Dia juga tahu yang terbaiknya, dan ketika Allah menyatakan bahwa Al-Quran adalah sarana penyembuhan,

وَنُنَزِّلُ مِنَ الْقُرْآَنِ مَا هُوَ شِفَاءٌ وَرَحْمَةٌ لِلْمُؤْمِنِينَ وَلَا يَزِيدُ الظَّالِمِينَ إِلَّا خَسَارًا

“Dan Kami turunkan dari Al-Quran suatu yang menjadi penawar 
dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan 
Al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian,”.
(Al-Isra: 82).


ini berarti bahwa dengan membaca Al-Quran 
memiliki pengaruh tertentu pada pengembalian keseimbangan sel tertentu. 
Maka, 
kita melihat banyak kasus yang bertentangan dengan medis, 
seperti beberapa jenis penyakit kanker, 
dengan Al-Quran mampu disembuhkan oleh Al-Quran insya Allah. 
Karena perawatan dengan Quran hanya secara sederhana 
berarti melakukan repemrograman sel dalam otak 
untuk mengendalikan operasi esensial pada manusia dan 
mengembalikan tubuh kepada keadaannya secara alami dan 
meningkatkan kekebalan serta kemampuannya untuk melawan berbagai penyakit lainnya. 

Dengan kata lain bahwa Al-Quran dan ruqyah syar’iyyah adalah 
proses mengaktifkan sel-sel otak yang bertanggung jawab 
mengendalikan tubuh dan meningkatkan tingkat energi di dalamnya 
dan membuatnya bergetar dengan cara alami. 

Salah satu hasil utama dari penelitian ini untuk meyakinkan lawan bahwa 
pengobatan dengan Al-Quran memiliki dasar ilmiah, 
dan untuk meyakinkan dokter untuk mencari manfaat 
dari pengobatan melalui Al-Quran di samping adanya obat-obatan, 
yang demikian itu penelitian ini juga merupakan sarana 
untuk meyakinkan non-Muslim akan kebenaran kitab Allah (Al-Quran). 
Dan bukti mukijizat Al-Quran dari sisi medis dan kesehatan mental. [rika/islampos/kaheel7]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar