Sang musuh agama 'Isa...
menyusun dua belas Kitab Injil,
masing-masing ...
dari awal sampai akhir
saling bertentangan.
Dalam kitab yang satu...
dia menjadikan asketisme dan puasa
sebagai sumber penyesalan dan syarat keselamatan
Dalam kitab lainnya dia berkata :
"Asketisme adalah sia-sia di Jalan ini...
tiada keselamatan kecuali hanya melalui kasih sayang."
Dalam kitab lainnya, dia berkata...
"Baik pengekangan nafsumu maupun kasih sayangmu
menyatakan bahwa
engkau menghubungkan kedua aktifitasmu dengan-Nya,
Dialah Tujuan dari ibadahmu.
Selain tawakal dan pasrah sepenuhnya kepada Tuhan
dalam kesengsaraan maupun kegembiraan...,
semuanya adalah kebohongan dan perangkap belaka."
Dalam kitab lainnya dia berkata...
"Engkau harus berbakti kepada Tuhan,
gagasan tawakal kepada-Nya..
adalah mencurigakan."
Dalam kitab lainnya dia berkata...
"Perintah-perintah dan larangan-larangan Tuhan itu
bukan untuk dilaksanakan,
melainkan hanya untuk menunjukkan
ketidakmampuan kita untuk memenuhinya.
sehingga kita dapat mengenal kelemahan kita
dan mengakui kekuatan Yang Maha Kuasa."
Dalam kitab lainnya dia berkata ...
"Jangan pikirkan kelemahanmu..
memikirkannya merupakan suatu perbuatan \
yang tidak berterima kasih.
Hati-hatilah !
pandanglah kekuatanmu ...
dan ketahuilah bahwa..
Dia Yang Maha Mutlak
yang memberikannya kepadamu."
Dalam kitab lainnya dia berkata...
"Lupakanlah keduanya...
apapun yang menyangkut pencerapan panca-indera
adalah berhala."
Dalam kitab lainnya ia berkata...
"Jangan padamkan
kemampuan pencerapan panca-indera..
ia dapat menerangi jalan...
menuju perenungan yang paling dalam.
Apabila engkau terlalu cepat ...
membuang sensasi dan fantasi...,
kau akan memadamkan lampu penyatuan
di tengah malam.
Dalam kitab lainnya dia berkata...
"Padamkanlah ia...
jangan takut...
agar engkau dapat ribuan kali lipat penglihatan...
sebagai gantinya.
Karena, dengan memadamkannya,
cahaya ruh mu bertambah tak terhingga,
dengan mengorbankan kepentinganmu sendiri...
Layla (Kekasih) -mu menjadi Majnun (pecinta)-mu."
Dalam kitab lainnya ia berkata...
"Carilah seorang guru untuk mengajarimu...
diantara berbagai sifat yang berasal dari leluhur
engkau tidak akan menemukan ...
pengetahuan melihat ke masa depan."
Setiap golongan agama ...
hanya meramalkan tujuan ..
sebagaimana diri mereka memahaminya...
akibatnya...
mereka jatuh menjadi tawanan ketakutan.
Untuk meramalkan tujuan...
tidaklah semudah menyilangkan
kedua belah tangan.
bila tidak...
bagaimana bisa terdapat
banyak ajaran yang berbeda?.
Dalam kitab lainnya dia berkata...
"Jadilah manusia...
jangan menjadi hamba manusia !
Ambillah jalan mu sendiri,
jangan sibuk mengembara..
mencari seorang guru !".
Dalam kitab lainnya dia berkata..
"Semua bentuk yang bermacam-macam itu ...
hanya satu...
siapapun yang melihatnya ganda...
adalah orang yang matanya rusak."
Dalam kitab lainnya dia berkata...
"Bagaimana seratus bisa menjadi satu ?
Dia yang beranggapan begitu ...
sesungguhnya gila."
Orang yang tidak paham...
akan kesucian 'Isa...
dia bukanlah yang dikaruniai...
larutan kimia dari tong 'Isa,
yang daripadanya ...
pakaian dari celupan akan muncul sederhana...
dan satu warna sebagaimana cahaya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar