Sabtu, 21 November 2015

IQBAL.

TATA KEHIDUPAN SOSIAL ISLAM.

Kepada umat manusia , amanat kenabian tersebut 
memberikan kebebasan ; teristimewa kepada rakyat kecil,
si miskin yang tertekan - tertindas tanpa belas kasihan oleh si kaya,
si kuasa yang menduduki jabatan dan kekuasaan politik.

Iqbal menunjukkan , betaa Islam telah mengembalikan hak azasinya 
kepada uat manusia, meningkatkan martabat pekerja serta mengurangi
dan melemahkan kekuasaan para penguasa yang telah merampas 
hak azasi mereka itu.
Pemujaan kepada harta , tahta, dan kesukuan telah dipatahkan dan 
memancarlah kembali secercah sinar harapan dalam hati umat manusia.
Lahirlah kembali alam kebebasan , kebebasan jasmani dan rohani.

"Kebebasan telah lahir dari kandungan amanatnya
  yang mulia.
  Penaka sari anggur yang menetes dari buahnya yang murni,
  tak sabar lagi ia menghadapi pengkotak-kotakan 
  yang menyembul dalam akal yang kerdil,
  
  Kesamaan dan keadilan, mencuat dalam itu amanat
  Abad baru yang benderang beribu lampu
  membentang terang di pangkuannya yang lapang."

Prinsip kesamaan dan keadilan sosial yang telah mengangkat sederajat
si miskin dan si kaya, si lemah dan si kuasa, 
telah direalisasikan secara luas.
Ini semua berlangsung dalam rangka pengamalan penghayatan 
jiwa keagamaan dalam praktek kehidupan sosial sehari-hari.

Sejarah kehidupan Islami banyak meriwayatkan berbagai peristiwa
yang mengungkapkan bahwa manusia biasa memenangkan perkaranya
dalam peradilan menghadapi lawan-lawannya yang berkuasa dan 
berkedudukan  tinggi.

K.g. Saiyidain.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar